Lampaui Jabatan, Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Pranata Humas diikuti 125 ASN Kemenag

27 Januari 2021, 11:30 WIB
Salah satu peserta Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Pranata Humas Kementerian Agama melaksanakan ujian tertulis, Selasa (26/01) /Kemenag.go.ic

SINARJATENG.COM - Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Pranata Humas (JFPH), di Jakarta, diikuti sebanyak 125 Aparatur Sipil Negara Kementerian Agama (ASN Kemenag).

Uji kompetensi Pranata Humas ini dilaksanakan dalam rangka kru atau melampaui jabatan para pelaksana kehumasan di lingkungan Kemenag. 

Hal itu juga disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nizar.

Baca Juga: Jadwal Lokasi Layanan Samsat Keliling Purbalingga, Hari Ini Rabu 27 Januari 2021

Nizar menyampaikan kegiatan ini sangat strategis bagi perbaikan pelayanan informasi publik Kemenag.

“Humas memiliki peran strategis bagi Kementerian Agama. Apalagi, kita tidak memiliki kurang dari 4.591 satuan kerja Kemenag dari pusat hingga daerah, ”kata Nizar saat membuka uji kompetensi, Selasa 26 Januari 2021.

Ia menyebutkan, dengan uji kompetensi ini diharapkan dapat menghasilkan insan kehumasan Kemenag yang mumpuni untuk melakukan orkestrasi informasi dari pusat hingga daerah. Kenapa harus melakukan orkrestasi? Karena informasi yang disebarkan di tingkat pusat dan daerah harus padu. Ini bisa dilakukan jika pranata humas Kemenag memiliki kompetensi yang baik, ”tutur Nizar.

Baca Juga: Manfaatkan Limbah, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Ubah Batang Pohon Pisang Jadi Camilan Unik

Kompetensi ini menurut Nizar termasuk keterampilan komunikasi dan jurnalistik hingga penguasaan isu seputar Kementerian Agama. “Pranata humas diharapkan dapat menjadi influencer pemerintah. Ini penting, sebagai upaya agar masyarakat merasakan betul keberadaan Kementerian Agama, ”imbuh Nizar. 

Sementara Koordinator Pembinaan Jabatan Fungsional Bidang Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Nursodik Gunarjo menyebutkan, saat ini ada dua sekolah yang berada di dalam dunia kehumasan pemerintah, yakni kecukupan dan kecakapan. 

“Kalau kecakapan dapat kita penuhi sambil berjalan. Yang menjadi perhatian adalah kecukupan. Berdasarkan Analisa yang dilakukan, kita sebenarnya membutuhkan 12 ribu tenaga humas pemerintah, sementara saat ini baru ada sekitar seribu orang pranata humas se-Indonesia, ”jelas Nursodik. 

Baca Juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Dokter Ceritakan Kondisi di Wisma Atlet

“Karenanya, kami mengapresiasi Kemenag yang menggelar inpassing pranata humas pada hari ini,” imbuhnya. 

Plt Kepala Biro Humas Data dan Informasi Kemenag Yayat Supriadi menyampaikan Uji Kompetensi JFPH berlangsung selama tiga hari, 26-28 Januari 2020. “Para peserta akan mengikuti dua bentuk ujian, yakni ujian tertulis dan wawancara. Semua penguji kita hadirkan dari instansi Pembina pranata humas, yakni Kementerian Kominfo, ”jelas Yayat.***

Editor: Intan Hidayat

Tags

Terkini

Terpopuler