Dubes India untuk Indonesia Tawarkan Beasiswa Pendidikan Kepada Warga Jateng

- 24 Mei 2021, 21:35 WIB
Dubes India untuk Indonesia, Manoj Kumar Bharti membahas sejumlah persoalan Kawasan Industri Batang bersama Ganjar Pranowo dan menyatakan siap memasarkan ke sejumlah pengusaha India
Dubes India untuk Indonesia, Manoj Kumar Bharti membahas sejumlah persoalan Kawasan Industri Batang bersama Ganjar Pranowo dan menyatakan siap memasarkan ke sejumlah pengusaha India /Dok. Humas Prov Jateng

SINARJATENG.COM - Tidak hanya menawarkan kerja sama industri, Duta Besar India untuk Indonesia Manoj Kumar Bharti juga menawarkan beasiswa pendidikan, kepada warga Jateng.

Hal itu ia sampaikan saat menemui Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Senin 24 Mei 2021.

Saat pertemuan di ruang kerja gubernur, Manoj memaparkan bagaimana kondisi India yang saat ini berjuang menurunkan infeksi Covid-19.

Baca Juga: Meski Kesembuhan Covid-19 di Pekalongan Meningkat, Tapi Kasus Penularan Juga Masih Tinggi

Menurutnya, penderita corona di India berangsur turun. Ia yakin, angka infeksi yang mencapai ratusan ribu kasus itu akan terus turun dengan tes masif yang dilakukan pemerintah.

Dikatakan Manoj, beberapa kerja sama yang akan dijalin meliputi berbagai bidang. Di antaranya, farmasi, teknologi industri, energi solar (matahari), dan infrastruktur.

"Kami juga mendiskusikan soal pendidikan. Karena ada banyak beasiswa yang akan diberikan pemerintah India pada warga Jateng,” paparnya.

Baca Juga: Mukti Agung Wibowo Harap Bulan Syawal Jadi Spirit Baru untuk Peningkatan Kinerja ASN Pemalang

Manoj menyebut, sudah ada beberapa perusahaan patungan yang telah ada di Jateng. Ia mencontohkan industri farmasi Mcleod, yang bekerja sama dengan PT Sampharindo Retroviral Indonesia (SRI). Ke depan, India akan mengembangkan perusahaan benih yang akan beroperasi di Jateng.

"Ada juga perusahaan pembibitan yang telah beroperasi di Jatim, dan akan beroperasi di Jateng,” ujar dia.

Selain kerja sama di bidang industri, pihaknya juga mempersilakan warga Jateng menikmati beasiswa dari Pemerintah India. Manoj juga berjanji, akan mempromosikan kawasan industri Batang, kepada para pengusaha India.

Baca Juga: Ganjar Dinilai Abai Diberi Kode Agar Mengerem Ambisi Nyapres, Bambang: Wis Tak Kode Sik, Kok Saya Mblandhang

Sebagai informasi, saat ini telah ada 32 perusahaan dari India di Jakarta.

“Saya ingin mengundang warga Jateng untuk mengunjungi website kedutaan kami. Banyak beasiswa yang diberikan kepada pelajar muda atau profesional muda, juga jurnalis,” imbuh Manoj.

Sementara itu, Ganjar Pranowo menyambut baik ajakan itu. Bahkan, ia terkagum-kagum dengan orang-orang India, yang banyak menjadi CEO perusahaan teknologi kondang. Ia menyebut, saat ini Jateng memiliki beberapa terobosan untuk menggelindingkan perekonomian di tengah pandemi.

Baca Juga: Ingatkan Bahaya Virus Corona, Satlantas Polresta Mojokerto Adakan Teaterikal di Jalanan

“Jateng sedang mengembangkan beberapa kegiatan ekonomi agar kita bisa pulihkan kondisi ini. Kita ada kawasan industri baru seperti di batang, dan tentu kami senang ada perusahaan yang bekerja sama dengan kami, terutama farmasi. Kami berkepentingan untuk tingkatkan industri farmasi. Saya juga sangat tahu seluruh CEO perusahaan industri digital sebagian besar India. Maka saya kepingin mengembangkan industri digital ini dengan India,” pungkasnya.***

Editor: Intan Hidayat


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah