Tanggapi Larangan Mudik Lebaran 2021, Berikut Ini Pesan Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono

- 29 April 2021, 19:04 WIB
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Ferry Wawan Cahyono
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Ferry Wawan Cahyono /Humas DPRD Jateng

SINARJATENG.COM - Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono meminta masyarakat bisa memahami bahwa saat ini masih dalam situasi kondisi pandemi.

Hal itu disampaikan Politisi Golkar dalam menanggapi larangan mudik yang diperlakukan pemerintah pada Selasa, 27 April 2021.

Ferry Wawan Cahyono menuturkan, pemerintah memberlakukan kebijakan tersebut, tentunya mempertimbangkan beberapa aspek agar tidak terjadi gelombang klaster kedua.

Baca Juga: Polisi akan Pantau Iklan Penawaran Jasa Travel Gelap Melalui Media Sosial

"Itu upaya menekan penyebaran virus Covid-19 dan apa yang sudah dilakukan pemerintah selama satu tahun kebelakang ini tidak menjadikan hal yang sia-sia,” kata Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jateng itu.

Ferry menambahkan ada beberapa aspek skenario yang akan diberlakukan Dishub dan Organda, DPRD mendorong dan sangat apresiasif serta secara anggaran siap membuka pintu untuk berkoordinasi.

Demikian dikatakannya dalam Dialog bersama Parlemen (Prime Topic) yang dilaksanakan memasuki minggu III Bulan Ramadan dengan mengangkat tema ‘Tidak Mudik untuk Keselamatan Bersama’.

Baca Juga: Ganjar Sebut Pameran UMKM Gayeng 2021 di Singapura sebagai Langkah untuk Tes Pasar Produk UMKM Jawa Tengah

Narasumber dalam dialog itu diantaranya Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Ferry Wawan Cahyono, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jateng Henggar Budi Anggoro, dan Ketua Organda jateng Hadi Mustofa.

Dalam menerapkan kebijakan pemerintah pusat terkait larangan mudik, dinas perhubungan berupaya mensinkronisasikan penerapannya dengan beberapa skenario.

Yakni, Pemprov Jateng tetap mengakomodasi pergerakan antarwilayah.

Baca Juga: Berikan Layanan Prima, Pengadilan Agama Kendal Launching 7 Apliksi Pelayanan Publik

“Mudik lokal hanya diizinkan di wilayah yang masuk dalam daftar delapan wilayah aglomerasi yang telah ditentukan dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 13 Tahun 2021,” kata Henggar.

Menanggapi hal itu, Hadi Mustofa mengapresiasi kebijakan pemerintah meskipun larangan mudik diberlakukan.

Ia tetap berharap pemerintah masih memberikan ruang gerak tranpotasi khususnya mudik lokal dengan regulasi yang berlaku.

Baca Juga: Indriyanto Seno Adji Dilantik Presiden Jokowi sebagai Anggota Dewan Pengawas KPK

“Tentunya, dengan memerhatikan protkes (protokol kesehatan) sehingga harapannya sektor transportasi tidak lumpuh total dan tidak mengalami kerugian yang terlalu besar seperti pada 2020,” pungkas Hadi.***

Editor: Intan Hidayat


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x